Minggu, 29 Juni 2014

Dukungan yang Menghibur


Hobi saya adalah membuat prakarya atau craft. Saya membuat aksesoris handmade dari pita dan kain perca.  Awalnya, belum ada ide untuk berjualan. Hasil prakarya saya bagikan untuk para keponakan perempuan.


Prakarya pertama: jarum pentul dan cincin mawar dari pita satin

  Pada akhir tahun 2012, saya mulai berjualan online dengan label 'inas craft'. Alhamdulillah, pesanan mulai berdatangan. Namun, pada saat bersamaan, saya membuka usaha toko obat. Akhirnya, karena riweuh alias repot, saya berhenti berjualan online dan hanya membuat aksesoris jika ada pesanan saja.


Membuat jepit tiktok

   Jujur, kesulitan terbesar adalah saat membuat prakarya. Sebagai ibu rumah tangga, pekerjaan di rumah seolah tidak ada habisnya. Ketiga anak laki-laki saya masih 'nempel' pada ibunya. Sibuk bin riweuh di rumah dan juga di toko. Terus, kapan waktu yang tepat untuk bikin prakarya? Jawabannya:

1. Membuat prakarya di rumah
Biasanya Dd Irsyad juga ikut sibuk. Misalnya, mengacak-acak kain flanel seperti pada foto berikut: 
Horeee! Berantakan!
   Kesukaan Dd yang lain adalah masuk ke dalam wadah kontainer plastik tempat penyimpan kain. Sebagian isinya dia hamburkan, lalu tumpukan kain lainnya dibiarkan sebagai alas. Enak, kan. Jadi perahu yang empuk untuk dinaiki, hihihi.


Main perahu-perahuan, ah!

   Selain itu, Dd juga suka menggunting kain, mengulur benang, memainkan lem uhu, mengacak-acak wadah kancing, mengambil beberapa mote, menjadikan mutiara sintetis sebagai kelereng, dan banyak lagi! 

2. Membuat prakarya di toko
    Agar bisa lebih berkonsentrasi, sebagian prakarya saya kerjakan sambil menjaga toko. 


Mengunting pola di toko

3. Begadang
Saat begadang, biasanya yang saya lakukan adalah mengelem prakarya yang sudah dijahit. 

Aksesoris dari kain flanel yang siap dilem
Bros dari kain perca yang belum dilem

   Jika sudah selesai, sebelum dikemas, semua prakarya akan saya foto untuk dokumentasi. Saya memotret prakarya pada pagi hari, setelah beres menyuapi Dd. Biasanya Dd minta ikut difoto, hihihi. Kadang dia mengganggu saya dengan menghalangi sumber cahaya, mengacak-acak posisi prakarya yang sudah saya atur dengan cantik, atau merebut kamera dan ikut-ikutan memotret.

Foto jepit rambut hasil jepretan Dd
   Foto aksesosris rasanya lebih bagus jika memakai model. Sayang, anak saya laki-laki semua. Mereka tentu saja tidak bisa dijadikan model. Masa anak laki-laki pakai bando?! Tapi saya tidak kehilangan akal. Tuh, masih ada si Upin dan Ipin, hehehe.

Boneka Ipin jadi model bandana bayi

   Meski tidak punya model untuk jualan bandana, bando, dan jepit rambut. Saya masih bisa jadi model untuk hasil prakarya berikut: bros dan jarum pentul jilbab. Lumayan, numpang nampang ^_^

Jadi model untuk prakarya buatan sendiri
  Keluarga dan hobi bisa saling mengisi, membuat hidup jadi lebih berwarna. Saya menjalani hobi saya tanpa target dan mengalir begitu saja. Mengingat keterbatasan waktu, boleh dibilang saya ini crafter suka-suka. Hasil karya saya tidak banyak. Namun, ada cerita dibalik proses pembuatannya, betapa riweuhnya saya membuat karya tersebut. Terbit kepuasan batin karena saya merasa telah berhasil menyelesaikan satu tantangan.

   Dukungan keluarga? Tentu saja suami dan anak-anak mendukung. Dd lama-lama mengerti kesibukan saya dan mau bermain sendiri jika saya sedang menjahit. Keisengan Dd saat saya mengerjakan prakarya, saya anggap sebagai bentuk dukungan yang menghibur.




12 komentar:

  1. cakep-cakep banget, maak... itu bisa dijual juga ya prakaryanya. Kreatif!

    BalasHapus
  2. Maksay .. hayu atuh di komersilkan.. cantik2 banget lho... bikin online shop mak. ini kalo nadia sampe liat bakalan kalap banget deh :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. pernah jualan onlen meski belum punya ols. riweuh mak, pas ada pesenan banyak, hehe.
      hayuk atuh nadia, kalap di mari ^_^

      Hapus
  3. terima kasih banyak untu partisipasinya. Persyaratan sudah lengkap. Tercatat :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah. Makasih, Mak Myra :)

      Hapus
  4. seru nih, hobinya 'dibantuin' Dd :D

    BalasHapus
  5. Nah itu biasanya dibantuin dede xixixixi sama mak..aku juga padahal suka bikin2 gt..cm kadang kalau lihat diberantakin raffi jadi suka malas...hahaha sama kayak ngetik :v

    Sukses usahanyaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayuk bikin, Mak. Pas Raffi bobo dijamin lebih konsen bikinnya.
      Aamiin. Makasih ya ^_^

      Hapus
  6. berkunjung kemari sambil ngabuburit, ditunggu kunjungan baliknya

    BalasHapus
  7. berkunjung kemari sambil menyimak postingannya

    BalasHapus
  8. WOW Keren nie artikernya
    Sambil baca artikel ini, Aku numpang promosi deh !
    Agen Bola, Bandar Bola Online, Situs Taruhan Bola, 7meter

    BalasHapus